Pages

Thursday, December 1, 2011

Tertatih dalam Pusaran Kata

Ada yang diam-diam membangun sarang
dari remah-remah mimpi
ketika lelah menyergap lamunan


Sarang angin termangu menatap wajah-wajah lelah
ketika gelegak dingin membungkam pusaran laju
segores luka terasa di ngilu punggungnya.

Pada deretan kata yang tak sempat diterjemahkan
ia  tertatih menyusuri sepercik rindu yang mungkin bisa direguknya di sela perjalanan.
meski gelap membayangi bahasa yang terangkai

Ibu, anakmu tergagap dalam pencarian makna
terlunta dalam bising riuh pusaran kata

tiada kepastian mengalir hingga ujung bulan

Maka kudaraskan puisi ini jauh di garis dinding
yang patah menjelma cakrawala — sebuah tiada,
sebuah jengah yang terus merambati ruang tersisa. Seberkas cahaya yang ku genggam, perlahan ku eja manis senyum dunia

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...